Mengatasnamakan Gabungan Lembaga dan Media Berupaya Mengobok-obok Sejumlah Sekolah di Pasuruan 

  • Bagikan
banner 468x60

‎Pasuruan, Fokusberita.co.id – Sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di wilayah Kabupaten Pasuruan didatangi beberapa oknum yang mengaku dari Gabungan Lembaga dan Media.
‎
‎Menurut narasumber yang enggan diberitakan kepada awak media memberikan keterangan, “2 orang turun ke pos security sekolah, diminta menunjukan kartu anggota Lembaga atau Media, kedua orang tersebut tidak mau menunjukan dan bahkan tidak mau mengisi buku absen tamu sekolah.”
‎
‎”Kedua orang tersebut tidak mengisi buku tamu sebagaimana mestinya malah menuliskan ‘Konfirmasi, Gabungan Lembaga dan Media terkait DAK Tahun 2022 Pembangunan Ruangan Praktik Siswa dan Perabotnya, Teknik Instalasi Tenaga Listrik dan Pembangunan Ruang Kelas Baru+Perabotnya (Bersifat Rahasia dan Urgent/Penting),” jelas Anonim.
‎
‎”Kedua orang tersebut juga meninggalkan  pesan untuk menghubungi No.HP/WA atas nama P.Tx (081331xxxxxx) dan P.E*** (087754xxxxxx),” lanjutnya.
‎
‎Penting untuk diketahui, keberlangsungan proses belajar mengajar di Kabupaten Pasuruan menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan media lokal. Kolaborasi ini terbukti telah mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pendidikan agar lebih transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan peserta didik.
‎
‎Ketua Umum LSM GP3H, Anjar Supriyanto, SH, menegaskan bahwa selama ini LSM dan media telah mengambil peran penting dalam mendorong partisipasi masyarakat.
‎
‎“LSM dan Media di Kabupaten Pasuruan sudah membangun partisipasi dalam mengawal keberlangsungan proses belajar mengajar. Bila ada pihak lain yang mencoba mengganggu atau melakukan tindakan di luar kewenangan, maka saya menyarankan pihak sekolah untuk membuat laporan resmi kepada Aparat Penegak Hukum (APH),” tegas Anjar.
‎
‎Pernyataan ini menjadi penegasan penting agar sekolah tidak terjebak dalam intervensi yang justru berpotensi menghambat proses pendidikan. LSM dan media siap terus bersinergi untuk memastikan dunia pendidikan di Pasuruan berjalan sesuai aturan dan tidak menyimpang dari tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa.
‎
‎Dengan adanya dorongan ini, diharapkan sekolah-sekolah di Kabupaten Pasuruan semakin berani bersikap, tetap fokus pada pelayanan pendidikan, dan tidak segan melibatkan APH bila ada tekanan dari pihak manapun yang dapat mengganggu proses pembelajaran. (Red)

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *