Pasuruan, fokusberita.co.id – Ratusan warga Desa di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur menggelar aksi demo dengan memblokir jalan Pandaan – Bangil dan arah sebaliknya dengan membakar ban bekas di tengah jalan, Kamis (1/08/24) pukul 07.00 wib.
Demo tersebut di lakukan desa-desa yang terkena imbas kali Basin atau limbah dari perusahaan yang limbahnya di buang ke sungai yang melewati desa yang terdampak seperti Desa Baujeng, Desa Ngembe, Desa Kenep dan Desa Sidowayah.
Dari pantauan media ini, para pendemo berorasi depan balai Desa Baujeng dengan menggunakan pengeras suara sound sistem dan juga membentangkan spanduk-spanduk bertuliskan kritikan-kritikan kepada pemerintah kabupaten Pasuruan dalam hal ini dinas lingkungan hidup (DLH) agar menindak tegas perusahaan-perusahaan yang telah lama membuang limbahnya ke sungai agar kali basin bisa berakhir.
Adapun tulisan yang di bentangkan di sepanjang jalan berbunyi “Jika Lingkungan rusak, mediasi ditolak, rakyat di kibuli sebelah pihak, maka hanya ada satu kata LAWAN. Kali Basin sampai kapan kau berakhir.” Tidak hanya itu, ada satu tulisan yang sangat tajam ditujukan kepada Dinas terkait yaitu ” Kaline Basin rekeningmu Kluntang-klunting !!! Korporat jahat !!!.
Hadir dalam aksi demo tersebut, kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan Taufiqul Ghony, camat Beji, Kapolsek, Danramil, kepala desa dari empat desa dan juga wartawan dari berbagai media online, elektronik maupun cetak.
Dalam orasinya, para pendemo mendesak kepala dinas lingkungan hidup untuk memproses secepatnya kepada para pengusaha-pengusaha nakal yang seenaknya saja membuang limbahnya produksi ke dalam sungai, sehingga aliran sungai yang dulu bisa di buat untuk mandi dan cuci, sekarang tidak bisa lagi dimanfaatkan karena airnnya sudah berubah warna dan berbau basin.
Tidak hanya itu, para pendemo juga ingin jaminan kalau mediasi nanti gagal dan tidak menghasilkan kesepakatan dari pihak perusahaan, taruhannya adalah jabatan kepala dinas lingkungan hidup.
Sementara itu, kepala Dinas Lingkungan Hidup Taufiqul Ghony menyampaikan kepada para pendemo akan segera memproses dengan mendatangkan pihak perusahaan, para kades dan perwakilan para warga terdampak untuk mediasi di kantor desa Baujeng.
“Kalau kalian percaya kepada pemerintah, maka besok saya akan panggil pihak perusahaan, bersama ke keempat kepala desa dan perwakilan warga yang terdampak kali basin ini, untuk bermediasi di kantor desa Baujeng,” ucapnya sambil menenangkan para pendemo agar mempercayai pemerintah untuk memprosesnya.
Lebih lanjut, mantan camat Beji ini, meyampaikan kepada para pendemo untuk, segera membuka jalan, agar para pengguna jalan bisa lewat.
“Saya minta, kalian segera membuka
jalan yang di blokir, agar pengguna jalan raya bisa lewat,” pinta Ghony sebelum meninggalkan para pendemo.
Aksi demo tersebut, dapat kawalan ketat dari aparat kepolisian dan juga TNI. Para pendemo akhirnya membubarkan diri dan akan menagih janji kepala dinas lingkungan hidup kabupaten Pasuruan untuk mendatangkan pihak perusahaan ke balai desa Baujeng. (red)
Post Views: 107