Aksi Brutal Oknum LPKSM SAKERA, Terekam Video Keroyok Korban dan  Resmi Dilaporkan ke Polres Pasuruan

  • Bagikan
banner 468x60

Pasuruan, fokusberita.co.id – Dugaan aksi premanisme yang dilakukan oleh oknum LPKSM SAKERA sangat sadis, hal tersebut dikuatkan dengan beredarnya video pengeroyokan secara brutal.

Korban NV (21 tahun) mengaku tidak tahu apa-apa tiba-tiba dikeroyok puluhan orang, hingga babak belur tanpa ampun, serelah papa tahu akhirnya juga menjadi korban pengeroyokan. Rabu dini hari, 19/03/2025

Example 300x600

“Saya tidak tahu kalau ada keributan sebelumnya, saat saya ada perlu dengan SY, puluhan orang tanpa basa-basi langsung keroyok saya tanpa ampun, mengetahui anaknya dikeroyok papa langsung ajak duel para pengeroyok, hingga menyebabkan papa juga luka-luka”, jelasnya.

Korban pengeroyokan yang menimpa Yanto Baret dan anaknya NV (21 tahun) di Kafe Edelweis Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, sempat juga dimediasi sepakat tidak ada tuntutan, mengingat anaknya juga cidera cukup serius akhir kejadian tersebut dilaporkan ke Polres Pasuruan.

Surat Tanda Terima Laporan Pengaduan Masyarakat (STTPL) dengan Nomor: STTLPM/102/III/2025/SPKT/Polres Pasuruan, Berdasarkan Laporan/Pengaduan Nomor : LPM/102/III/2025/SPKT Polres Pasuruan, 19 Maret 2025, atas nama Pelapor Noval Ramadhan (21 tahun).dengan alamat Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan.

Gabungan aktivis atau LSM Se-Pasuruan Raya Aliansi Solidaritas Tanpa Batas (ASTB) turut hadir mendampingi korban dan support penuh saat korban menempuh jalur hukum untuk melaporkan kasus tersebut ke Polres Pasuruan.

Ayik Suhaya Selaku Wagub Lira Jatim mewakili rekan-rekan LSM yang tergabung dalam ASTB, menyampaikan agar pihak Kepolisian tidak tebang pilih dalam menangani kasus ini. Rabu, 19/03/2025

“Kami semua berharap pihak kepolisian tidak tebang pilih, segera menangkap pelaku pengeroyokan karena bukti di video itu sudah jelas kejadiannya, tegasnya.

LSM Gajah Mada, Misbach juga menambahkan, kami berharap aparat Kepolisian bertindak tegas terhadap aktifitas LPKSM SAKERA untuk segera dibekukan, karena selama ini aktifitasnya sudah membuat gaduh di masyarakat.

“Insiden senacam ini, tindakan premanisme yang dilakukan oleh oknum beberapa anggota LPKSM SAKERA, sudah sering terjadi berdasarkan laporan masyarakat, hal ini membuat gaduh di masyarakat, kami berharap untuk Polres Pasuruan segera membekukan aktifitas LPKSM SAKERA”, tandasnya. (Red*)

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *