Malang. fokusberita.co.id – Perumda Tirta Kanjuruhan Malang bertekad untuk satukan Visi Menjadkan Perusahaan Umum Daerah Terbaik di Jawa Timur di Tahun 2025.
Vis dan Misinya adalah Memberikan
Pelayanan Prima dalam Meningkatkan Produktivitas SDM Melalui Pemberdayaan dan Kesejahteraan Membangun Sistem Informasi dan Komunikasi Terintegrasi, Melaksanakan Konservasi Sumber Air Secara Konsisten.
Dengan Visi dan Misi Perumda Tirta Kanjuruhan seperti itu diduga hanya isapan jempol belaka, karena apa yang dialami oleh salah satu pelanggan asal Kecamatan Lawang berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan.
Salah satu pelanggan PDAM Unit Lawang, adalah Anton Sujarwo, merasa sangat kecewa dengan lambatnya pelayanan dari petugas, hal itu dikarenakan sudah dua bulan Air dirumahnya sering mati.
“Sudah dua bulanan air dirumah saya sering mati, terkadang hidupnya pada tengah malam dan itupun mengalir kecil,” keluh Anton.
Kepada awak media, Anton juga menyampaikan bahwa dirinya juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak PDAM Unit Lawang melalui pesan Whatsapp.
“Saya sudah melaporkan ke petugas kontrol meteran dan Kepala Teknik PDAM Unit Lawang, bahkan sampai ke bagian Humas kantor pusat Perumda Tirta Kanjuruhan Malang,” beber Anton.
Saat ditanya langkah selanjutnya apa yang akan dilakukan, kepada awak media Anton dan para pelanggan PDAM Unit Lawang lainnya akan menghitung kerugian yang diakibatkan air mati.
“Selama ini banyak warga dan pengusaha yang mengadu ke saya, kasian akibat air PDAM mati mereka mengalami banyak kerugian, contoh cuci pakaian harus pakai jasa Loundry, cuci kendaraan juga harus ke cucian motor atau mobil, awalnya masak air sekarang harus beli air galon, apalagi dari pihak pengusaha pasti banyak dirugikan,” ungkap Anton.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, Humas Perumda Tirta Kanjuruhan, Wahyu Darmawan melalui aplikasi Whatsapp, menyampaikan bahwa Pengaduan dari Lawang saya teruskan ke teman-teman ya pak supaya segera ada tindaklanjut. Jum’at, 07/02/2025
“Terkait pengaduan serta keluhan dari pelanggan di Kecamatan Lawang ,segera kami tindaklanjuti ke petugas di lapangan ya pak, agar permasalahan segera bisa diatasi”, tutupnya. (Tim/Red*)


















