Sempat Bikin Tegang! Dikira Mau Demo, Massa AMI Malah Ngeprank Jajaran Polda Jatim Bawa Kue Ulang Tahun

  • Bagikan
banner 468x60

Surabaya, fokusberita.co.id – Suasana di tiga markas kepolisian besar di Surabaya—Polda Jawa Timur, Polrestabes Surabaya, dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, mendadak tegang pada Rabu (1/7/2026). Puluhan massa dari Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Madura Indonesia (AMI) tiba-tiba datang dengan atribut lengkap, layaknya demonstran yang siap menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran.

​Melihat kedatangan massa, jajaran kepolisian langsung siaga. Sejumlah Pejabat Utama (PJU) bahkan langsung turun ke lapangan untuk menghadapi dan mengawal penyampaian aspirasi tersebut. ​Namun, tepat saat ketegangan mencapai puncaknya, plot twist tak terduga terjadi.

Example 300x600

​Bukannya membentangkan spanduk tuntutan atau berorasi dengan nada tinggi, massa AMI justru mengeluarkan kue ulang tahun besar bertuliskan “Dirgahayu Bhayangkara ke-80”. Seketika, raut wajah tegang para pejabat dan personel polisi mencair, berubah menjadi senyum lebar dan tawa lepas.

​”Kami memang sengaja mendesain suasana seolah-olah mau demo. Begitu PJU keluar menemui kami, barulah kejutan kue ulang tahun ini kami keluarkan,” ujar Ketua Umum DPP AMI, Baihaki Akbar, sambil tersenyum.

​Baihaki menegaskan bahwa aksi prank ini adalah bentuk apresiasi unik bagi Polri di Hari Bhayangkara. Meski demikian, ia memastikan AMI akan tetap menjadi kontrol sosial yang kritis.

​”Ini simbol bahwa kritik dan dukungan bisa berjalan beriringan demi Indonesia yang lebih baik,” tambahnya.

​Aksi unik yang sempat memicu perhatian warga sekitar ini ditutup dengan momen potong kue bersama yang berlangsung hangat di ketiga markas kepolisian tersebut. Melalui aksi ini, AMI berharap sinergi antara masyarakat dan Polri semakin solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban. (Tim/Red)

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *