Pasuruan, fokusberita.co.id – Tim media mengkonfirmasi SMKN 1 Grati terkait pengaduan masyarakat melalui media sosial, disambut baik oleh Humas di ruang tamu. Rabu, 27/08/2025 siang.
Humas SMKN 1 Grati pada awak media menyampaikan, “Kami bersama Komite Sekolah pada saat musyawarah bersama para wali murid menjelaskan, kebutuhan sekolah yang tidak tercover Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) membutuhkan support partisipasi dari walimurid”.
”Untuk itu SMKN 1 Grati sangat mengharapkan partisipasi walimurid untuk membantu sekolah sesuai kemampuan wali murid, dan sama sekali tidak ada unsur paksaan kepada para wali murid,” jelasnya.
”Sumbangan tidak diprioritaskan untuk pembangunan tetapi untuk membiayai PHBI/PHBN, Kegiatan Peningkatan Kompetensi Siswa dan Lomba-lomba yg tidak tercover dari dana BOS maupun BOPP, Untuk biaya renovasi kecil dan bukan prioritas dalam musyawarah bersama orangtua walimurid murid,” ungkapnya.
”Untuk sumbangan pembangunan dan renovasi kamar mandi sekolah, pihak sekolah dan Komite tidak menentukan nominal dan waktu,” tambahnya.
”Seperti yang beredar di media sosial adanya sumbangan pembangunan senilai Rp.1.000.000 untuk kelas 1 dan renovasi kamar mandi senilai Rp.800.000 untuk kelas 2 itu sangat tidak benar dan tidak sesuai, faktanya pihak sekolah tidak mematok nominal dan waktu, seikhlas dan semampu walimurid,” tegas Humas.
Tim Media juga mengkonfirmasi Ketua Komite Sekolah Drs., H., Muriyat SH., M.Pd., melalui sambungan telpon mengatakan, “Kami dari komite Sekolah hanya mengharapkan partisipasi dari para wali murid, alasannya dalam hal ini khusus untuk pembangunan dan infrastruktur yang memang tidak bisa dicover BOS dan BPOPP,” terangnya. (Red*)
Beranda
Uncategorized
Humas SMKN 1 Grati: Tidak Ada Paksaan dan Ketentuan Nominal Dalam Sumbangan Kepada Walimurid
Humas SMKN 1 Grati: Tidak Ada Paksaan dan Ketentuan Nominal Dalam Sumbangan Kepada Walimurid

















